Komunisme dan Ghazwul Fikri

25 Apr

Komunisme

Pengertian

Komunisme adalah aliran berpikir berlandaskan kepada atheisme, yang menjadikan materi sebagai asas segala-galanya.[1]

Sedangkan menurut  Georg Lukacs, komunisme atau marxisme ortodoks adalah perjuangan yang  terus menerus diperbaharui melawan dampak-dampak buruk ideologi borjuis terhadap pikiran klas proletar.[2]

Ditafsirkannya sejarah berdasarkan pertarungan klas dan faktor ekonomi. Pertarungan antara klas borjuis kapitalis dengan klas proletar komunis.

Marx berpendapat bahwa “Perbuatan manusia masuk kedalam kebendaa”[3] yaitu perubahan masyarakat , dari tingkat ke tingkat ialah perubahan sistem produksi ilmu sejarah yang didasarkan pada benda yang nyata. Pandangan hidup yang berkenaan dengan kebendaan yang bergerak disebut Materialisme Dialektis.[4]

Sejarah berdiri Komunisme dan Tokoh-tokohnya

Karl Marx

Yang telah meletakkan dasar-dasar pemikiran komunisme secara teoritis adalah Karl marx, seorang yahudi Jerman (1818-1883 M.)Dia adalah cucu seorang tokoh  yahudi yang terkenal dengan Mordechai Marx.[5]  Lahir di Trier, Jerman dari ayah seorang pengacara. Dia mendapat gelar Doktor Filsafat dari Universitas Jena.[6]

Di kota Brussel tahun 1847 Marx menerbitkan karyanya yang penting dan besarThe Poverty of Philosophy (Kemiskinan Filsafat). Setahun kemudian marx dan engels menerbitkan Communist manifesto. Buku yang menjadi bacaan dunia dan meletakkan dasar- dasar komunis.[7]

Marx juga menghasilkan karya yang menjadi rujukan marxis diseluruh dunia yaitu Das Capital pada tahun 1867.

Frederich Engels

Dalam membuat teorinya marx banyak dibantu dan dipengaruhi oleh Engels (1820-1895). Kawan karibnya sendiri yang turut membantu menyebarkan faham marxis. Dan dialah yang membiayai hidup Marx dan keluarganya hingga akhir hayat. Karya-karya Engels antara lain:

  • Asal Usul Keluarga
  • Dualisme Dalam negara.
  • Sosialisme Khurafat dan Sosialisme Ilmiah.
  • Orang-orang khusus dan Negara.[8]

Lenin

Vladymir Ilych Ulyanov sekarang lebih terkenal dengan nama samaranyya lenin. Lahir pada tahun 1870 di Sybirsk ( sekarang Ulyanovsk sebagai penghormatan ). Ayahnya seorang pegawai negeri yang patuh. Lenin adalah seorang pemimpin partai politik yang paling bertanggung jawab atas berdirinya negara Komunis Rusia. Sebagai penganut ajaran Marx yang setia, lenin sukses meletakkan dasar politik komunis dalam bernegara yang oleh pendirinya hanya bersifat utopis.

Jatuhnya pemerintahan Tsar di Rusia pada tahun 1917 menjadi awal kekuatan politik dan perjuangan komunis. Lenin yang baru datang dari pengasingannya langsung menyusun kekuatan dan melakukan pemberontakan yang terkenal dengan Revolusi Bolshevik pada November 1917. Sejak itu lenin aktif melakukan ekspansi kekuatan komunis ke seluruh dunia.

Lenin menjalankan kekuasaan dengan diktator. Kalu Marx hanya mengatakan bahwa kediktatoran hanya diperlukan sewaktu-waktu saja, sedangkan lenin mengatakan “Diktator proletariat tidak lain adalah kekuasaan berdasarkan kekerasan yang tak ada batasnya,baik batas hukum maupun batas aturan absolut.”[9]

Lenin hanya memerintah selama lima tahun. Tetapi dalamlima tahun tersebut lenin berhasil menghancurkan kekuasaan aristokrat Rusia dan berhasilmembangun negara yang berlandaskan sosialis dengan sangat kuat.sehingga para penerusnya tinggal memperkokoh saja.

Pada bulan Mei 1922, Lenin jatuh sakit hingga ajalnya tahun 1924. Begitu meninggal jasadnya langsung di balsem dan dipelihara, dibaringkan di musoleum di lapangan Merah hingga saat ini.[10]

Joseph Stalin

Stalin, nama aslinya adalah Iosif Vissarionovich Dzugashvili, yang bertahun-tahun menjadi diktator uni soviet. Dia dilahirkan pada tahun 1879 di kota Gori,Georgia.[11]

Stalin masuk partai komunis pada tahun 1903 dan hanya memiliki peranan kecil ketika terjadi revolusi Bolshevik. Pada tahun 1922 ia diangkat menjadi sekretaris jendral partai komunis. Kedudukan ini membuka kesempatan luas baginya menggunakan pengaruh terhadap jalannya administrasi partai sekalius merupakan faktor utama dalam pergulatan menuju puncak kekuasaan sesudah Lenin meninggal.

Dalam menjalankan kekuasaanya, Stalin tidak ragu untuk menggunakan jalan kekerasan dan pembunuhan. Tidak hanya lawan politik dari golongan yang berseberangan dengan ideologi komunis tetapi juga dengan lawan kepentingan politik meskipun dari partai komunis itu sendiri.

Tokoh-tokoh berpengaruh yang turut andil besar dalam revolusi 1917 tak luput dari pembersihan yang dilakukan Stalin. Berjuta-juta rakyat soviet tewas dan dibiarkan tewas kelaparan.

Pada tanggal 5 maret 1953 Stalin meninggal dunia di stana Kremlin. Jasadnya dibaringkan disamping jasad Lenin.[12] Kematian Stalin membuka era baru dalam iklim politik dunia.

Leon Trotsky

Lahir tahun 1879 dan dibunuh tahun 1940. Pembunuhan itu diotaki oleh Stalin. Dia adalah seorang yahudi yang menempati kedudukan penting dalam partai, dan telah menjabat urusan luar negeri seteleh Revolusi. Kemudian dia dipecat dari partai karena dianggap melakukan hal-hal yang melawan kepentingan partai, agar Stalin mendapatkan suasana yang pas untuk mengatur pembunuhannya.[13]

Mao Tse Tung

Mao Tse Tung memimpin partai komunis ke puncak kekuasaan di Cina dan dalam jangka waktu 27 tahun sesudah memegang kendali pimpinan,perubahan-perubahan menkajubkan dan jangka panjang.

Mao dilahirkan pada tahun 1893, di desa Shaoshan di Provinsi Hunan. Tahun 1921 Mao merupakan salah satu dari 12 orang pendiri partai Komunis Cina. Akan tetapi karir politiknya cenderung lambat, sehingga baru pada tahun 1935, Mao menjadi ketua partai.[14]

Dalam era kepemimpinannya Mao membawa Cina kepada modernisasi negara,perkembangan pendidikan dan merubah sistem ekonomi negara dari sistem Kapitalis menjadi sosialis.

Namun secara politik Mao menjalankan pemerintahannya dengan totaliter sepenuhnya. Tidak kurang 20 hingga 30 juta lebih warganya harus menemui ajal di tangan rezim paling berdarah dalam sejarah ummat manusia.( Hanya Hitler, Stalin,Jengis Khan yang mampu menandingi “penghormatan meragukan” ini ).[15]

Tentu saja bukan hanya Mao yang harus bertanggung jawab, karena Mao tidak pernah menjalankan pemerintahannya sendirian. Layaknya Lenin,Dia juga diabntu oleh asiten-asistennya. Bagaimanapun Mao merupaka sosok terpenting dalam perkembangan Cina hingga akhir hayatnya tahun 1976.

Sebagian Tokoh  Indonesia yang berpaham Komunis

Tan malaka

Tan Malaka lahir pada tahun 1879 di Suliki, Sumatra barat. Setelah tamat sekolah ia melnjutkan pendidikannya di Harleem, Belanda pada tahun 1913. Enam tahun kemudian Tan Malaka pulang ke Indonesia untuk mengajar anak-anak kaum buruh perkebunan Sumatra.

Pada tahun 1921 Tan Malaka mulai dekat dengan dunia politik. Kedekatannya pada Sarekat Isam dan VSTP ( serikat buruh kereta api ), Tan Malaka meyakini arti pentingnya persatuan Islam dan Komunis guna menentang politik belah bambu Belanda. Karena pemikiran dan pergerakannya yang reolusioner ia dibuang oleh Belanda ke Kupang tahun 1922.[16]

Selain itu Ia juga sempat melarikan diri ke Filipina dan Singapura. Tan Malaka meutuskan menjadi pelarian politik dan berkelana dari satu negara ke negara lain.mulai dari China, tiongkok ,myanmar, Rusia dsb. Oleh karenanya setengah dari hidupnya dihabiskan diluar Negeri.

Perjuangan Tan malaka tak sebatas perjuangan pemikiran tetapi juga fisik. Dia tewas tertembak ketika memipin demonstraso pada tanggal 19 Pebruari 1949. Jenazahnya tak pernah ditemukan karena dihanyutkan di sungai Brantas.[17]

Kecenderungan politik dan pemikiran Tan Malaka terbaca dalam berbgai karyanya, diantaranya Pandangan Hidup ( ditulis Tahun1948 ), MADILOG (ditulis 1948), Aksi Massa( tahun 1926, diterbitkan di Singapura) dan Dari Penjara ke Penjara yang merupakan kisah pelarian Tan Malaka.

Amir Syarifuddin

Tokoh kelahiran Sumatra ini pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia pada Zaman Soekarno. Pada 8 Desember 1947 sampai 17 januari 1948 pihak Indonesia dan pendudukan belanda mengadakan perundingan yang dikenal dengan Perjanjian Renville.kesepakatan tersebut dinilai merugikan Indonesia, oleh karena itu kabinet Amir dijatuhkan dan digantikan dengan kabinet Hatta. Selanjutnya Amir membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) pada 28 Juni 1948. FDR bergabung dengan PKI yang  baru kedatangan Tokohnya dari pembuangan di Moskow Muso.  Puncak aksi mereka melakukan pemberontakan pada 18 September 1948. Pemberontakan tersebut berhasil ditumpas Panglima Besar Soedirman. Dalam operasi tersebut Muso mati di tembak, Amir dan tokoh lainnya ditangkap dan dijatuhi hukuman mati.[18]

Pemikiran dan Doktrin Komunis

  • Agama adalah candu

Lenin dalam artikelnya pernah menulis mengenai pandangan komunis terhadap agama.

“Agama merupakan salah satu bentuk penindasan spiritual yang dimanapun ia berada, teramat membebani masyarakat, teramat membebani dengan kebiasaan mengabdi kepada orang lain, dengan keinginan dan isolasi. Impotensi kelas tertindas melawan eksploitatornya membangkitkan keyakinan kepada Tuhan, jin-jin, keajaiban serta jang sedjenisnya, sebagaimana ia dengan tak dapat disangkal membangkitkan kepercayaan atas adanya kehidupan yang lebih baik setelah kematian. Mereka yang hidup dan bekerja keras dalam keinginan, seluruh hidup mereka diajari oleh agama untuk menjadi patuh dan sopan ketika di sini di atas bumi dan menikmati harapan akan ganjaran-ganjaran surgawi. Tapi bagi mereka yang mengabdikan dirinya pada orang lain diajarkan oleh agama untuk mempraktekkan karitas selama ada di dunia, sehingga menawarkan jalan yang mudah bagi mereka untuk membenarkan seluruh keberadaannya sebagai penghisap dan menjual diri mereka sendiri dengaan tiket murah untuk menuju surga. Agama merupakan candu bagi masyarakat. Agama merupakan suatu minuman keras spiritual, di mana budak-budak kapital menenggelamkan bayangan manusianya dan tuntutan mereka untuk hidup yang sedikit banyak berguna untuk manusia”.[19]

  • Materi diatas segala-galanya

“ Sudut pandang materialisme yang lama ialah masyarakat atas dasar hak milik pribadi (civil society), sementara sudut pandang materialisme yang baru adalah masyarakat manusia (human society)”[20]. Ini adalah salah satu dari tesis Marx tentang Feurbach.

  • Ditafsirkannya sejarah umat manusia dengan pertarungan antara kaum borjuis dengan kaum proletar.[21]

Masyarakat yang ada saat ini sepenuhnya didasarkan atas eksploitasi yang dilakukan oleh sebuah minoritas kecil penduduk, yaitu kelas tuan tanah dan kaum kapitalis, terhadap masyarakat luas yang terdiri atas kelas pekerja.[22]

  • Diperanginya hak milik pribadi dan diproklamirkannya komunisme dalam mengatur dan dihapuskannya hukum waris.

Peperangan yang digaungkan Komunis tak lebih dari pertarungan antara kaum proletar melawan kaum borjuis. Tujuannya tidak lebih dari menghilangkan penguasaan alat-alat produksi oleh borjuis dan dipindahkan kepada negara yang mengelola kepentingan rakyat. Dalam hal ini paham komunis mengingkari adanya kemampuan individu dalam mengembangkan  diri dan membangun ekonomi. Dengan kontrol ekonomi oleh negara maka tidak ada hak individu yang diakui.

Marx mengatakan dalam sebuah pendapatnya,”cara memperbaiki keadaan adalah dengan mendirikan sistem sosialis yaitu sistem dimana alat-alat produksi dikuasai oleh pemerinta daripada dimiliki oleh individu-individu.[23]

  • Amal dihadapan mereka tidak ada harganya sama sekali didepan kepentingan materi dan usaha-usaha prodiktif
  • Diyakininya bahwa akhirat tidaklah ada.

Proletariat sekarang ini berpihak pada sosialisme, yang mencatat pengetahuan dalam perang melawan kabut agama, dan membebaskan para pekerja dari keyakinan terhadap kehidupan sesudah mati dengan mempersatukan mereka bersama guna memperjuangkan masa sekarang untuk kehidupan yang lebih baik di atas bumi ini.[24]

  • Menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan.

Bahkan menculik dan membunuh lawan adalah dibenarkan. Marx mengatakan,” untuk melindungi sistem sosialis ini pendiktatoran partai komunis harus didukung untuk waktu yang lama.”[25] Oleh karena itu, dalam sejarah partai komunis dimanapun  akan selalu dibarengi dengan tindakan pemberontakan,penyiksaan massal dan pembunuhan massal. Tidak kurang dari 100 juta nyawa harus melayang sejak manifesto komunis di dengungkan.[26]

Tindakan dikatator akan melahirkan :

  • Menghalalkan segala cara
  • Para elit politik cenderung korupsi
  • Pemerintah sewenang-wenang tehadap rakyat
  • Kemajuan individu terkekang

Akar Pemikiran dan Doktrin-Doktrinnya

  • Komunisme tidak menyembunyikan langkah-langkah dan aktivitasnya yang dilakukan bersama orang-orang Yahudi dalam mencapai tujuan mereka. Seminggu setelah direvolusi ,semenjak itu pula dikeluarkan sebuah keputusan yang mempunyai dua sisi kepentingan demi untuk memenuhi hak Yahudi yaitu : memerangi bangsa Yahudi dianggapnya memerangi bangsa kelas tinggi.
  • Marx mengatakan bahwa dirinya telah berhubungan dengan seorang filosof Zionis,peletak dasar-dasar zionisme,yaitu Moshe Hiss, gurunya Herzl,seorang pemimpin zionisme terkenal.
  • Kakeknya Marx adalah tokoh terkemuka Yahudi, yang terkenal dikalangan agama Yahudi dengan Mordechai Marx.
  • Disamping terpengaruh pemikiran Yahudi, Marx juga terpengaruh pemikiran dan teori Atheis antara lain:

v  Ajaran Rasionalis Idealis Hegel

v  Ajaran Feurbach tentang filsafat alam kemanusiaan

v  Ajaran perasaan Augute Conte

Komunisme dan Ghazwul Fikri

  1. Komunisme mengajak para penganutnya untuk mengenyampingkan Tuhan bahkan meniadakan Tuhan dalam setiap elemen kehidupan (mengajak kepada kekafiran)
  2. Komunisme tidak mengenal aturan, baik aturan Tuhan maupun aturan manusia.
  3. Komunisme menghalalkan segala cara guna mencapai tujuan, bahkan membunuh sekalipun.
  4. Komunisme adalah propaganda yahudi guna mendistorsi nilai-nilai agama dalam pribadi manusia. Setelah sukses memasarkan sekulerisme (memisahkan aturan Tuhan dalam kehidupan manusia atau bernegara), mereka melanjutkan dengan memisahkan aturan Tuhan dalam setiap tarikan nafas manusia.
  5. Komunisme menawarkan madu bagi masyarakat proletar meskipun yang diberikan adalah racun kekejaman tak manusiawi.
  6. Komunisme bertanggung jawab bagi rusaknya moral masyarakat eropa (lihat Harun Yahya episode “Runtuhnya Komunisme”)
  7. Komunisme menyebarkan virus kebebasan tanpa aturan, sehingga nilai-nilai moral terabaikan.

Beberapa langkah mengatasi Komunisme

  1. Mempelajari dan memahami Komunisme sehingga mampu membaca peta pergerakan Komunisme.
  2. Memberikan pengarahan tentang bahaya Komunisme secara massif dan terus menerus (melalui kurikulum pendidikan, tayangan televisi dan berbagai media)
  3. Memberikan stigma yang bertentangan dengan norma sosial. Yaitu PKI atau Komunis Atheis, anti Tuhan. Atau bahaya laten Komunis dsb. Sehingga mudah dimengerti dan dipahami oleh masyarakat walaupun berpendidikan rendah.
  4. Melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat guna menyebarkan bahaya komunisme.
  5. Melarang pemikiran dan praktek Komunis dengan kekuatan politis ( dengan Undang-Undang dsb)
  6. Mendekatkan masyarakat kepada Alqur’an dan Hadits, sehingga memiliki filter dalam menerima arus pemikiran.
  7. Dsb

[1] WAMY,Gerakan Keagamaan dan Pemikiran, (Jakarta, Al I’tishom,2006),hlm. 199.

[2] Georg Lukacs,Dialektika Marxis:Sejarah dan Kesadaran Kelas,(Jakarta,Ar Ruzz Media,,2010),hlm.5.

[3] Tan Malaka, Pandangan hidup,hlm.21

[4] Ibid

[5] WAMY,Gerakan Keagamaan dan Pemikiran, (Jakarta, Al I’tishom,2006),hlm. 199.

[6] Michael H. Hart, 100 tokoh paling berpengaruh sepanjang masa,(Batam,Kharisma Publishing Group,2005),hlm.134

[7] Ibid

[8] WAMY,Gerakan Keagamaan dan Pemikiran, (Jakarta, Al I’tishom,2006),hlm. 199.

[9] Michael H. Hart, 100 tokoh paling berpengaruh sepanjang masa,(Batam,Kharisma Publishing Group,2005),hlm.363

[10] Ibid.

[11] Ibid,hlm.293

[12] Michael H. Hart, 100 tokoh paling berpengaruh sepanjang masa,(Batam,Kharisma Publishing Group,2005),hlm.296

[13] WAMY,Gerakan Keagamaan dan Pemikiran, (Jakarta, Al I’tishom,2006),hlm. 200

[14] Michael H. Hart, 100 tokoh paling berpengaruh sepanjang masa,(Batam,Kharisma Publishing Group,2005),hlm.388

[15] Ibid.hlm.390

[16] Tan Malaka, Dari Penjara Ke Penjara,(Jogjkarta,Penerbit Narasi,2008)hlm,560.

[17] Ibid

[19]Dari V. I. Lenin, Collected Works, Edisi Bahasa Inggris yang ke-4, Progress Publishers, Moscow, 1972, cetakan ke 3,hlm.83. diterjemahkan oleh Anonim (1997)

[20] Dave Renton,Karlmarx Membongkar akar Krisis Global,(Jogjakarta,Resist Book,2009),hlm,160

[21] WAMY,Gerakan Keagamaan dan Pemikiran, (Jakarta, Al I’tishom,2006),hlm. 200

[22] Dari V. I. Lenin, Collected Works, Edisi Bahasa Inggris yang ke-4, Progress Publishers, Moscow, 1972, cetakan ke 3,hlm.83. diterjemahkan oleh Anonim (1997)

[23] Michael H. Hart, 100 tokoh paling berpengaruh sepanjang masa,(Batam,Kharisma Publishing Group,2005),hlm.136

[24] Dari V. I. Lenin, Collected Works, Edisi Bahasa Inggris yang ke-4, Progress Publishers, Moscow, 1972, cetakan ke 3,hlm.83. diterjemahkan oleh Anonim (1997)

[25] Michael H. Hart, 100 tokoh paling berpengaruh sepanjang masa,(Batam,Kharisma Publishing Group,2005),hlm.136

[26] Ibid,hlm,135

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: